Unique ID: ypha00342

Caption: Staff member taking medicines from a drawer ready to add to a prescription.

Restrictions: NHS Photo Library - for use in NHS, local authority Social Care services and Department of Health material only

Copyright: ©Crown Copyright

Cadangan vaksin Biofarma cukup untuk 100 tahun

Direktur Utama PT Biofarma Iskandar mengatakan, cadangan vaksin polio PT Biofarma cukup untuk 100 tahun kedepan. pasalnya, pemanfaatan bahan baku lokal memproduksi vaksin membuat Biofarma memiliki ketersediaan bahan baku cukup melimpah.

“Vaksin polio bahan bakunya menggunakan konten lokal. Apabila habis, kita produksi lagi. Ketersediaan kita cukup 100 tahun kedepan,” jelas Iskandar pada program corporate social responsibility (CSR) Puskesmas Pariwisata di Ujung Genteng, Sukabumi, Senin (16/9/2013).

Read More

1

DPR dorong BUMN farmasi dimerger

Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ribka Tjiptaning mendorong ketiga BUMN farmasi yaitu Kimia Farma, Indofarma dan Biofarma, dimerger atau digabungkan menjadi satu.

“Komisi IX akan mendorong agar ketiga BUMN farmasi tersebut dimerger. Bukan malah di-holding. Jika holding dilakukan, akan terjadi pemborosan anggaran lagi di negara ini,” kata Ribka Tjipating saat dihubungi wartawan, Kamis (21/6/2012).

Read More

2

RI Pasar Potensial Industri Farmasi Dunia

Hampir 90 persen, bahan baku obat-obatan di Indonesia masih mengimpor dari negara lain. Karena itu harga obat-obatan di Indonesia rata – rata tergantung pada nilai kurs dollar.

Belum lagi jumlah populasi Indonesia yang begitu besar yakni terbesar keempat di dunia, membuat Indonesia dibidik sebagai pasar industri farmasi. Salah satunya produsen obat-obatan asal India melirik Indonesia untuk memasarkan produk mereka di Indonesia.

Read More

3

Komitmen Investasi Sektor Farmasi Meningkat 118% di 2015

Sektor farmasi mencatatkan pertumbuhan komitmen investasi hingga 118 persen, mencapai Rp 6,5 triliun pada 2015 dari posisi 2014 sebesar Rp 3 triliun.

Jumlah tersebut diperoleh dari kontribusi penanaman modal asing (PMA) sebesar US$ 105,8 juta (sekitar Rp 1,3 triliun dengan kurs per dolar AS sebesar Rp 13.900) dan dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 5,1 triliun.

Read More